0
januari 2011
Posted by paper of doodles
on
04.54
Ku tatap wajah ku pada cermin kecil persegi panjang yang membelah kedua jendelaku, aku tersenyum kecil pada bayanganku, aku angkat tanganku dan ku buka ke dua jendela lebar-lebar, seketika, semerbak bau tanah menerpa wajah dan hidungku, aroma ini... sungguh yang aku rindukan.., ku hirup lagi dalam cengkaraman ku pada teralis yang membingkai pada jendela, ku lekatkan pelipis ku dan ku sandarkan wajahku pada nya.. dingin ini, dingin yang lembut merasuk pori-pori kulit ku dan makin ku hirup makin menggelayut dalam jiwa ..
"aku rindu.. aku rindu ibu " sekejap wajahku sudah di luberi air mataku, makin kuat ku rasa cengkraman ku pada teralis dan aku terisak, ya.. aku menangis kawan .
"aku rindu.. aku rindu ibu " sekejap wajahku sudah di luberi air mataku, makin kuat ku rasa cengkraman ku pada teralis dan aku terisak, ya.. aku menangis kawan .
Posting Komentar